Kejagung Periksa Ulum Soal Uang Suap KONI ke Oknum Kejaksaan

publicanews - berita politik & hukumMiftahul Ulum membuat gesture jari yang mengisyaratkan soal permainan uang, saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Februari 2017. (Foto: Twitter)
PUBLICANEWS, Jakarta - Miftahul Ulum, mantan asisten pribadi Imam Nahrawi, diperiksa Kejaksaan Agung. Menurut Ulum, Kejagung ingin mengonfirmasi pernyataannya bahwa oknum Kejagung dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kecipratan uang panas dana hibah Kemenpora untuk KONI pada 2017.

"Diperiksa sama Kejaksaan. Terkait pernyataan saya disidang," ujar Ulum di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/5).

Namun ia enggan mengonfirmasi lebih jauh soal pemeriksaan tersebut. "Besok sajalah ketika pemeriksaan terdakwa," katanya.

Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima, atas seijin majelis hakim, Miftahul Ulum hari ini diperiksa oleh tim penyidik dari Kejagung.

Ali menjelaskan hal ini sebagai bentuk koordinasi antar aparat penegak hukum. KPK melalui Korsupdak memfasilitasi tempat pemeriksaan.

Pernyataan Ulum Soal Oknum BPK dan Kejagung Bisa Jadi Alat Bukti

"Mengenai materi periksaan yang bersangkutan, KPK tidak bisa menyampaikan karena hal tersebut tentu menjadi ranah dari tim Kejaksaan Agung," ujar Ali.

Ulum menyampaikan soal aliran uang ke oknum Kejagung dan BPK tersebut saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (15/5). Dalam kesaksian di bawah sumpah, Ulum mengatakan bahwa ada kesepakatan antara Kemenpora dan KONI untuk memberikan sejumlah uang kepada Kejagung untuk 'mengatasi' sejumlah pemanggilan pemeriksaan.

Ia mengaku turut membantu pencairan dana sekitar Rp 3 miliar-Rp 5 miliar dari kebutuhan Rp 7 miliar-Rp 9 miliar.

"BPK untuk inisial AQ yang terima Rp 3 miliar, itu Achsanul Qosasi. Kalau Kejaksaan Agung ke Andi Togarisman. Setelah itu KONI tidak lagi dipanggil oleh Kejagung," ujar Ulum saat menjadi saksi bagi terdakwa mantan Menpora Imam Nahrawi. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top