Mafia Kasus

KPK Panggil Lagi Pimpinan KJPP Hari Purwanto

publicanews - berita politik & hukumNurhadi Abdurrahman dan menantunya Rezky Herbiyono. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pimpinan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Hari Utomo dan Rekan, Hari Purwanto, kembali dipanggil KPK. Ia sedianya dimintai keterangan dalam kasus suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung.

Keterangan Hari diperlukan untuk tersangka eks Sekretaris MA Nurhadi (NHD). "Saksi diagendakan diperiksa untuk tersangka NHD," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (19/5).

Ali mengatakan, pada 30 April 2020 lalu Hari Purwanto meminta penjadwalan ulang. Hari ini penyidik juga memanggil tiga karyawan swasta, yakni Eviy Olivia, David Muljono, dan Yoga Dwi Hartiar.

KPK menduga Nurhadi menerima suap dan gratifikasi dari Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto. Duit ia terima melalui Rezky.

Nurhadi dan Rezky disangkakan menerima total Rp 46 miliar dalam kasus mafia perkara di MA tahun 2011-2016. Suap tersebut untuk mengurus dua perkara perdata di MA.

Pertama, melibatkan MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara. Kemudian perkara perdata sengketa saham MIT dengan nilai suap Rp 33,1 miliar.

Adapun gratifikasi, Nurhadi melalui sang menantu dalam periode Oktober 2014–Agustus 2016 diduga menerima total Rp 12,9 miliar. Uang untuk penanganan sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA dan permohonan perwalian. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top