Mafia Kasus

Pemeriksaan Jaksa Sri Astuti untuk Kuatkan Bukti Korupsi Nurhadi

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemeriksaan Jaksa Sri Astuti untuk membantu penyidik KPK menguatkan pembuktian dugaan korupsi yang dilakukan mantan Sekretaris MA Nurhadi.
 
“Penyidik mengonfirmasi seputar tugas yang bersangkutan saat itu selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN) yang diminta oleh BUMN, dalam hal ini PT KBN, untuk menjadi kuasa dalam gugatan perdata PT MIT di PN Jakarta Utara,” ujar Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (7/4).

Nurhadi bersama menantunya Rezky Herbiyono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto adalah tersangka kasus dugaan pengaturan perkara di lingkungan MA.

KPK menduga Nurhadi dan Rezky menerima suap dan gratifikasi total Rp 46 miliar. Suap tersebut mereka terima untuk mengurus dua perkara perdata di MA.

Pertama, melibatkan MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Kemudian perkara perdata sengketa saham MIT dengan nilai suap Rp 33,1 miliar.

Adapun gratifikasi, Nurhadi melalui sang menantu dalam periode Oktober 2014–Agustus 2016 diduga menerima total Rp 12,9 miliar. Uang untuk penanganan sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA dan permohonan perwalian. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top