KPK Kembali Panggil Saksi Kasus Korupsi Eksploitasi Tambang di Konawe

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK memanggil karyawan PT Dua Delapan Resources Arif Kurniawan. Pemanggilan ini untuk mendalami kasus korupsi pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi serta Izin Usaha Pertambangan di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Arif diperiksa sebagai saksi untuk tersangka eks Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman (ASW).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (6/4).

Selama menjabat bupati dua periode, KPK menduga Arif menerbitkan tak kurang 30 surat izin eksplorasi pertambangan kepada 8 perusahaan. Penyidik menduga Aswad menerima suap Rp 13 miliar. Adapun kerugian negara mencapai Rp 2,7 triliun.

Aswad, yang sebelumnya Pjs Bupati Konawe Utara (2008-2009), telah secara sepihak memcabut izin yang sebelumnya dikerjakan oleh perusahaan pelat merah PT Aneka Tambang (Antam).

KPK memeriksa perdana Aswad selama lima jam pada 17 Oktober 2018. Namun ia tidak ditahan.

Aswad dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top