Pemeriksaan Bupati Bengkalis untuk Dalami Aliran Uang ke DPRD

publicanews - berita politik & hukumBupati nonaktif Bengkalis Amril Mukminin. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini penyidik KPK memeriksa Bupati nonaktif Bengkalis Amril Mukminin. Ia adalah tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bangkalis, Riau.

"Yang bersangkutan dikonfirmasi terkait dengan adanya dugaan aliran dana ke DPRD Kabupaten Bengkalis," ujar Pelaksana tugas Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3.

Selain pemeriksaan, KPK juga memperpanjang penahanan Amril untuk 30 hari ke depan, terhitung sejak 1 April 2020. Amril tengah mendekam di Rutan Jakarta Timur Cabang KPK.

Penetapan tersangka Amril merupakan pengembangan perkara yang menjerat Sekretaris Daerah Dumai Muhammad Nasir. Proyeknya adalah peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih.

Tersangka lainnya adalah Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. Keduanya telah menjalani persidangan.

Selain proyek tersebut, Amril juga diduga bermain dalam proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning. Dalam kasus ini ada tersangka lain, yakni Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias AAN.

Sementara pada perkara kedua, KPK menetapkan Bupati Bengkalis 2016-2021 itu sebagai tersangka dugaan menerima suap atau gratifikasi proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning.

Amril diduga menerima Rp 2,5 miliar sebelum menjabat sebagai Bupati. Uang tersebut disinyalir untuk memuluskan anggaran proyek peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning 2017-2019.

Amril kembali menerima uang dari PT CGA sebesar Rp 3,1 miliar dalam bentuk dollar Singapura ketika menjabat Bupati Bengkalis. Uang tersebut diterima Amril dalam rentang Juni dan Juli 2017.

Jadi, total uang yang diterima Amril adalah Rp 5,6 miliar. Proyek Jalan Duri-Sei Pakning adalah salah satu bagian dari enam paket pekerjaan jalan di Kabupaten Bengkalis tahun 2012 dengan nilai anggaran Rp 537,33 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top