Kasasi Pimpinannya Ditolak, KPK Hormati Putusan MA

publicanews - berita politik & hukumGedung Mahkamah Agung. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan pimpinan KPK mengenai gugatan sejumlah pegawai terkait rotasi jabatan. Sidang kasasi perkara nomor 64K/TUN/2020 itu, sebagaimana dimuat laman website MA, Kamis (27/3), diketuai oleh Irfan Fachruddin dengan anggota Is Sudaryono dan Yodi Martono Wahyunadi.

KPK melalui Plt Juru Bicara bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan lembaganya menghormati proses hukum yang berlaku.

"Sebagai sebuah produk peradilan, apalagi telah berkekuatan hukum tetap, tentu KPK menghargai putusan tersebut. Kami menghormati independensi hakim yang memutusnya," ujar Ali dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3).

KPK, ia menambahkan, belum menerima petikan resmi putusan dari MA. Saat ini KPK perlu mempelajari terlebih dahulu salinan putusannya.

Pada prinsipnya, sebagai lembaga penegak hukum, KPK akan melaksanakan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap tersebut.

"Sejak awal, di era pimpinan sebelumnya, pimpinan juga sudah mengatakan menghormati hak-hak pegawai KPK tersebut. Kami sudah menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme di peradilan," Ali menjelaskan.

Pada Agustus 2018 lalu, pimpinan KPK merotasi pegawai yang ditolak oleh sejumlah karyawan. Mereka, antara lain, Sujanarko, Hotman Tambunan, Dian Novianthi, Giri Suprapdiono, dan Sri Semodo Adi menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta. Pada 11 Maret 2019, PTUN menolak gugatan tersebut.

Tidak terima, mereka pun mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi TUN yang mengabulkan gugatan dan menggugurkan putusan PTUN.

Pimpinan KPK yang kalah kemudian mengajukan kasasi, namun akhirnya kalah karena ditolak MA. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top