Suap Uji Materi

Patrialis Akbar Sudah Bayar Denda Rp 300 Juta ke KPK

publicanews - berita politik & hukumPatrialis Akbar. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar telah melunasi pembayaran denda Rp 300 juta. Patrialis adalah terpidana kasus suap dalam pembahasan uji materi UU Nomor 41 Tahun 2014 di MK.

"Sebagaimana putusan Peninjauan Kembali pada tanggal 9 Maret 2020, KPK telah melaksanakan penyetoran ke kas negara sebagai salah satu komponen asset recovery," ujar Pelaksana Tugas Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/3).

Hakim Agung dalam putusan Peninjauan Kembali Nomor 156 PK/Pid.Sus/2019 tanggal 27 Agustus 2019 memvonis Patrialis penjara 7 tahun dan denda Rp 300 juta subsidair kurungan 3 bulan.

Vonis MA ini lebih ringan satu tahun dari putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta pada 2017 lalu. Saat itu politikus PAN tersebut diganjar 8 tahun dan denda Rp 300 juta.

Divonis Delapan Tahun, Patrialis Akbar: Ini Musibah dan Ujian

Patrialis juga dikenakan pidana tambahan yang tetap berlaku setelah PK, yakni berupa uang pengganti sebesar 10 ribu dolar AS dan Rp 4.043 juta, atau sama dengan jumlah suap yang ia terima.

Ali Fikri menjelaskan, Patrialis telah dieksekusi penahanannya pada 3 Oktober 2019. Patrialis juga telah membayar uang pengganti tersebut melalui rekening KPK.

"Selanjutnya pada tanggal 2 Oktober 2017 KPK telah melaksanakan penyetoran pembayaran uang pengganti tersebut ke kas negara," ujar Ali. (han)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top