KPK Sebut Kritik ICW Jadi Pemicu Perbaikan Kinerja

publicanews - berita politik & hukumKetua KPK Firli Bahuri. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menganggap kritik Indonesia Corruption Watch (ICW) atas kinerja 100 Hari Pertama pimpinan KPK Jilid V sebagai bahan pelajaran untuk perbaikan kinerja.

"Kritik, saran, dan masukan yang disampaikan oleh pihak manapun termasuk dari ICW, tentu KPK terima sebagai perbaikan kerja-kerja mendatang," ujar Plt Jubir KPK bidang Penindakan Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (24/3).

Ali menegaskan, KPK tetap berikhtiar sebagai lembaga yang dipercaya masyarakat untuk melakukan pemberantasan korupsi.

"KPK akan terus berikhtiar dan berkarya semaksimal mungkin bersama penegak hukum lain dan masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi agar negeri yang kita cintai bersama ini terbebas dari korupsi," Ali menandaskan.

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalamn rilisnya pagi tadi menilai KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri minim prestasi namun surplus kontroversi. Ada tujuh catatan yang dilayangkan ICW atas kinerja pimpinan KPK periode 2019-2023 itu. Mulai dari lambannya menangkap tersangka yang buron hingga penghentian perkara di tingkat penyelidikan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top