Alex Marwata Minta Penghentian Kasus Tidak Dibesar-besarkan

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua KPK Alexander Marwata. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menegaskan, penghentian pengusutan kasus tidak perlu dibesar-besarkan. Hal ini, menurutnya, bukan hal baru di komisi antirasuah.

Ia mengatakan penghentian kasus diatur dalam UU KPK yang berlaku hari ini, yakni jika maka KPK menghentikan penyelidikan.

"Jadi aturannya jelas, KPK boleh menghentikan penyelidikan. Yang diatur itu adalah tidak boleh menghentikan penyidikan," ujar Alex di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (21/2).

Alex beralasan pengumuman penghentian kasus ini merupakan bagian transparansi publik. Namun, ia mengakui penghentian 36 kasus ini tanpa seizin Dewan Pengawas.

Penghentian penyelidikan telah melalui gelar perkara yang dilakukan Kedeputian Penindakan yang melibatkan tim penyelidik. Penyelidik yang tahu apakah sudah cukup bukti atau belum untuk dilakukan ekspose, untuk ditindaklanjuti di proses penyidikan.

Hasilnya kemudian dilaporkan ke pimpinan KPK, yang lalu melakukan evaluasi. "Kendalanya dimana, permasalahan dimana, kenapa penyelidikannya itu harus dihetikan? Ada di situ semua, di laporan tersebut," Alex menjelaskan.

Alex enggan membeberkan secara rinci kasus-kasus yang penyelidikannya dihentikan. Ia hanya menyebut sebagian besar merupakan pengadaan barang dan jasa, pengurusan perkara, dan jual beli jabatan.

Alex beralasan untuk melindungi pihak terlapor. Meski dihentikan, katanya, kasus-kasus tersebut ditindaklanjuti oleh Kedeputian Pencegahan untuk membangun sistem pencegahan korupsi.

Namun tidak tertutup kemungkinan KPK akan membuka kembali penyelidikan yang telah dihentikan jika ditemukan alat bukti atau fakta baru.

"Ini bisa kita buka lagi. Ini ibaratnya itu okelah sementara kita simpan dulu, kita file proses penyelidikan, tetapi nanti kalau ada laporan masyarakat masuk lagi, ya kita buka lagi," Alex menandaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top