Proyek Fiktif Waskita Karya

Direktur Teknik dan Operasi WK Dipanggil KPK

publicanews - berita politik & hukumGedung Waskita Karya di Jakarta. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Teknik dan Operasi Waskita Karya Realty Tri Hartanto dipanggil KPK hari ini. Tri dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi pekerjaan subkontraktor 14 proyek fiktif.

Sedianya keterangan Tri diperlukan untuk berkas tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR (mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman)," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (21/2).

Selain Tri Hartanto, saksi lain dari pihak Waskita Karya yang turut diperiksa adalah eks Direktur Keuangan Danny Kusmanto, Dino Ario, dan Agus Winarno.

Fathor Rachman dan GM Finance and Risk WK Yuly Ariandi Siregar sebagai tersangka. Keduanya diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek.

Proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua.

Modus korupsinya adalah seolah-olah ada kontrak baru, padahal proyek tersebut adalah proyek lama. Penyidik mencium indikasi double budgeting atau penganggaran ganda.

Oleh pihak subkontraktor, uang pembayaran kemudian dikembalikan ke WK untuk dibagi-bagi lagi. Atas tindakan culas ini, negara ditaksir mengalami kerugian sekurang-kurangnya Rp 186 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top