Mafia Kasus

Soal Lokasi Persembunyian Nurhadi, Alex Marwata: Saya Enggak Tahu

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua KPK Alexander Marwatta. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengaku tidak mengetahui keberadaan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi yang buron.

"Saya enggak tahu itu," ujar Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (20/2).

Alex enggan menanggapi pernyataan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang mengatakan Nurhadi bersembunyi di tiga lokasi. Ketiganya adalah apartemen di kawasan Sudirman Center Business District (SCBD), Jakarta Selatan; vila di Gadog Bogor, Jawa Barat; serta rumah di bilangan Patal Senayan, Jakarta Selatan.

Menurut Alex, tidak boleh menyebut lokasi persembunyian buron, apalagi jika informasinya belum pasti. "Saya sendiri juga enggak ngerti lokasi mana itu yang sudah dipantau penyidik KPK," katanya.

Sejauh ini, ia menambahkan, penyidik KPK tengah melakukan monitoring. Namun soal lokasinya tidak perlu disebutkan. "Kadang-kadang pimpinan juga enggak tahu di mana akan dicari itu. Berdasarkan info yang diterima penyidik, itulah yang kami pasti akan pantau," Alex menjelaskan.

Nurhadi Abdurahman bersama menantunya Rezky Herbiyono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto adalah tersangka mafia kasus di MA. Ketiganya dinyatakan buron setelah berkali-kali mangkir dari panggilan pemeriksaan.

Penyidik KPK menduga Nurhadi dan Rezky menerima suap dan gratifikasi dengan total Rp 46 miliar dalam kasus pengurusan dua perkara perdata di MA tahun 2011-2016. Pertama, melibatkan PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara. Kemudian, kasus sengketa saham di PT MIT dengan nilai suap Rp 33,1 miliar.

Adapun terkait gratifikasi, Nurhadi melalui menantunya Rezky sepanjang Oktober 2014–Agustus 2016 diduga menerima uang total Rp 12,9 miliar. Uang digelontorkan untuk penanganan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA dan permohonan perwalian. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top