Proyek Fiktif Waskita Karya

KPK Panggil Pejabat Kementerian PUPR Pitoyo Subandrio

publicanews - berita politik & hukumDirektur Sungai dan Pantai Kementerian PUPR Pitoyo Subandrio. (Foto: PU.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Sungai dan Pantai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pitoyo Subandrio dipanggil KPK. Penyidik bakal memintainya keterangan dalam kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif di 14 proyek yang digarap PT Waskita Karya (WK).

Kasus ini menyeret mantan Kepala Divisi II PT WK Fathor Rachman serta Manajer Keuangan dan Risiko Yuly Ariandi Siregar.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR (Fathor Rachman)," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (19/2).

Pitoyo hingga saat ini masih dicegah KPK keluar negeri.

Sementara itu KPK juga turut memanggil saksi dari WK, yakni Desy Subiyatiningsih dan Sapto Wiratno. Kemudian karyawan BUMN sekaligus pengelola Jalan Tol Pemalang-BatanPemalang-Batang PT Pejagan Pemalang Tol Road Yusup Adhi.

Ke-14 proyek tersebut tersebar di Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua. Modus kedua tersangka adalah seolah-olah ada kontrak baru dengan menunjuk empat perusahaan subkontraktor, padahal proyek tersebut adalah proyek lama. Penyidik mencium indikasi double budgeting atau penganggaran ganda.

Oleh pihak subkontraktor, uang pembayaran kemudian dikembalikan ke WK untuk dibagi-bagi lagi. Atas tindakan culas ini, negara ditaksir mengalami kerugian sekurang-kurangnya Rp 186 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top