Bupati Indramayu Supendi Korupsi untuk Gelar Wayang Kulit Segera Disidang

publicanews - berita politik & hukumBupati nonaktif Indramayu Supendi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bupati nonaktif Indramayu Supendi segera jalani persidangan. KPK telah melimpahkan berkas, barang bukti dalam kasus suap pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu 2019 ke penuntutan.

Selain Supendi, dua tersangka dalam kasus ini yakni Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triyono (WT), dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah (O) juga turut dilimpahkan berkas perkaranya.

"Penyidik hari ini melakukan tahap II, penyerahan tersangka dan bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk tersangka SP, WT, dan, O," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulisnya, Selasa (11/2)

Ali mengatakan JPU memiliki waktu 14 hari kerja untuk segera melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung.

"Persidangan rencananya akan dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Bandung," ujar Ali.

Dalam penyusunan berkas ini, total ada 128 saksi telah diperiksa.

Diduga, Supendi menerima total Rp 200 juta, mulai sejak bulan Mei 2019. Uang Rp 100 juta diduga digunakan untuk THR. Selanjutnya, 14 Oktober 2019 sejumlah Rp 100 juta yang digunakan untuk pembayaran dalang di acara wayang kulit serta untuk pembayaran gadai sawah.

Sementara Omarsyah menerima uang Rp 350 juta dan sebuah sepeda merek NEO dengan nilai Rp 20 juta. Sedangkan, Wempy diduga menerima Rp 560 juta selama lima kali pada bulan Agustus dan Oktober 2019.

Uang tersebut diduga untuk kepentingan bupati, pengurusan pengamanan proyek dan kepentingan sendiri. (Han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top