Merintangi Penyidikan

Yasonna Laoly Berpeluang Dipanggil KPK

publicanews - berita politik & hukumMenkumham Yasonna H Laoly. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly berpeluang untuk dimintai keterangan KPK dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024. Kasus ini menjerat kolega separtainya di PDIP Harun Masiku.

"Siapapun jika kemudian penyidik memerlukan keterangan, sekali lagi siapapun, (akan dipanggil)," ujar pelaksana tugas (Plt) Jubir KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/1) malam.

Ali menambahkan, saksi yang dipanggil adalah pihak yang diduga mengetahui kronologis hingga rangkaian kasus.

"Siapa yang tahu, melihat, mendengar dan merasakan langsung terhadap rangkaian perbuatan tersangka terkait dengan saksi ke depan, tentunya adalah kebutuhan dari penyidikan," ujar Ali.

Soal kapan Yasonna akan diperiksa, Ali belum bisa memberikan informasi secara rinci. Menurutnya, hal itu merupakan kewenangan penyidik.

Yasonna dinilai memiliki konflik kepentingan dalam kasus rasuah ini. Terlebih dalam setiap kesempatan, saat dikonfirmasi mengenai keberadaan Harun Masiku, Yasonna menjawab bahwa Harun masih berada diluar negeri.

Padahal dalam tangkapan CCTV Bandara Soekarno-hatta, Harun sudah menginjakkan kaki di Indonesia pada 7 Januari 2020 lalu.

Harun menjadi tersangka bersama Saeful yang disebut-sebut sebagai staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Penerima suap yaitu Wahyu Setiawan dan orang kepercayaannya Agustiani Tio Fridelina. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top