Suap Komisioner KPU

KPK Bantah Hasto yang Sebut Harun Masiku Adalah Korban

publicanews - berita politik & hukumPlt Jubir KPK Ali Fikri. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK membantah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut kadernya Harun Masiku sebagai korban dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.

Plt Jubir KPK Ali Fikri menegaskan, penyidik memiliki setidaknya dua alat bukti untuk menetapkan Harun sebagai tersangka.

"Ada dugaan tipikor terkait dengan pemberian dan penerimaan suap," ujar Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/1) malam.

Menurut Ali Fikri, berdasarkan alat bukti yang ada dan pemeriksaan sejumlah saksi, perbuatan yang dilakukan Harun masuk dalam kategori tindak pidana rasuah. Pernyataan Hasto soal Harun adalah korban merupakan kesimpulan yang terlalu dini.

"Karena kami meyakini semua alat bukti yang kami miliki adalah cukup bahwa para tersangka ini adalah para pelaku tipikor suap-menyuap," Ali Fikri menandaskan.

Seusai pemeriksaannya siang tadi, Hasto mengatakan mekanisme PAW merupakan hak partai untuk menentukan siapa kader yang dipilih. Hasto memastikan Harun memiliki kriteria tersebut. Namun rapat pleno KPU lmemilih Riezky Aprilia untuk menggantikan Nazarudin Kiemas yang meninggal.

"Dari seluruh kontruksi yang dilakukan tim hukum beliau menjadi korban atas tindak penyalahgunaan kekuasaan itu," ujar Hasto. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top