Jual Beli Jabatan

Romy dan Jaksa Pikir-pikir Untuk Ajukan Banding

publicanews - berita politik & hukumEks Ketum PPP M Romahurmuziy di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/1) siang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy alias Romy menyatakan pikir-pikir dahulu atas putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Ia divonis 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan dalam kasus suap dan gratifikasi jual beli jabatan di Kementerian Agama.

"Kami perlu diskusi dengan keluarga, pikir-pikir dulu Yang Mulia," kata Romy di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/1).

Sama halnya dengan Romy, jaksa KPK juga meminta waktu untuk melakukan diskusi terlebih dahulu dengan pimpinan KPK.

"Nah apakah nanti kita akan menerima putusan atau melakukan banding, nanti kita akan sampaikan dalam persidangan 7 hari ke depan," ujar jaksa KPK Wawan.

Hakim berpendapat Romy terbukti menerima suap Rp 91,4 juta dari Muhammad Muafaq Wirahadi untuk diangkat sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik. Eks anggota Dewan Penasihat Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 itu juga mendapatkan Rp 255 juta dari Haris Hasanudin untuk pencalonannya sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jatim.

Dalam vonisnya hakim menyatakan Romy terbukti melanggar Pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 ayat 1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top