Dirut Perum Perindo Risyanto Suanda Segera Diadili

publicanews - berita politik & hukumRisyanto Suanda usai diperiksa di Gedung KPK, Senin (20/1) pagi. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Berkas penyidikan eks Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia ( Perum Perindo) Risyanto Suanda telah dirampungkan penyidik KPK. Itu artinya tersangka kasus suap impor ikan itu segera dilimpahkan untuk diadili.

"Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka RSU (Rrisyanto Suanda) tidak pidana korupsi suap terkait Perum Perindo, ke penuntutan tahap 2," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Senin (20/1). Rencananya sidang akan digelar di PN Tipikor Jakarta Pusat.

Dalam kasus ini selain Risyanto, KPK menetapkan dua orang tersangka lainnya yaitu Direktur PT Navy Arsa Sejahtera (NAS) Mujib Mustofa. KPK menduga Risyanto menerima fee Rp 1.300 per kilogram ikan salem yang diimpor NAS. Adapun Risyanto menjanjikan kuota impor ikan jenis frozen pacific mackerel atau salem sebanyak 250 ton pada Mei 2019. Lalu rencananya memberikan lagu kuota 500 ton pada Oktober nanti.

Selain temuan di atas, KPK juga mendalami dugaan Risyanto telah menerima suap dari importir lainnya sebesar 30 ribu dolar AS, 30 ribu dolar Singapura, dan 50 ribu dolar Singapura.

Dalam OTT lalu, dari sembilan orang yang diamankan terdapat tiga direksi Perum Perindo --termasuk Risyanto. Namun hanya Risyanto dan Mujib yang menjadi tersangka dengan barang bukti uang 30 ribu dolar AS atau lebih dari Rp 400 juta. (han)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top