Suap Perizinan Meikarta

Eks Presdir Lippo Cikarang Bhartolomeus Toto Segera Disidang

publicanews - berita politik & hukumBartholomeus Toto usai menjalani pemeriksaaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (17/1) siang. (foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto segera disidang. Penyidik KPK sudah merampungkan berkas pemeriksaan kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

"Hari ini dilalukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tersanga BTO ke penuntutan tahap 2," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri melalui pesan singkat, Jumat (17/1).

Sidang rencananya digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat.

Toto sendiri telah mengonfirmasi akan segera diadili. Namun ia masih bersikukuh tidak mengerti mengapa dijadikan tersangka.

"Hari ini saya menandatangani berkas saya. Sudah P21, walaupun sampai saat ini saya tidak mengerti apa yang ditersangkakan kepada saya," ujar Toto seusai diperiksa KPK.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Firli Bahuri Cs dan Dewas, KPK akan memperhatikan kasusnya. Ia yakin fakta akan terungkap di persidangan.

"Ikut persidangan untuk lihat fakta yang ada," ujar Toto.

Dalam kasus ini KPK menduga Toto menyetujui pemberian suap kepada Bupati Bekasi (saat itu) Neneng Hasanah Yasin untuk membereskan perizinan Meikarta. Menurut KPK, total uang suap adalah Rp 10,5 miliar yang diserahkan di helipad PT Lippo Cikarang.

Sedangkan eks Sekda Jabar Iwa Karniwa diduga menerima Rp 900 juta dari Kabid Tata Ruang pada Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili. Uang tersebut berasal dari PT Lippo Cikarang.

Soal suap Rp 10,5 miliar untuk Neneng Hasanah, Bartholomeus pernah membantah seusai pemeriksaan pada 8 Agustus 2019. Saat menjadi saksi dalam sidang Billy Sindoro di Pengadilan Tipikor Bandung, Toto juga menyangggah. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top