KPK-BPK Lakukan Penyelidikan Bersama Kasus Asabri

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sepakat untuk melakukan penyelidikan bersama atau joint investigation kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Sebelumnya BPK menyebut tengah mengumpulkan data dan informasi mengenai dugaan korupsi di PT Asabri. Berdasarkan perkiraan sementara, BPK menyebut potensi kerugian negara antara Rp 10 triliun hingga Rp 16 triliun.

"Disepakati bahwa kita akan melakukan join invetigation, jadi penyelidikan bersama. Di pihak BPK akan melakukan audit dan kemudian kita juga melakukan penyelidikan," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/1).

Kesepakatan ini, Ali menambahkan, terjadi setelah KPK mendapatkan informasi ada dugaan korupsi di PT Asabri. Pimpinan KPK lantas bergerak dan menemui pihak BPK untuk melakukan koordinasi.

Ali menjelaskan, masing-masing akan melakukan tugas dan fungsinya, BPK fokus melakukan audit, sementara KPK melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi. "Jadi di sana apakah ditemukan adanya peristiwa pidana atau tidak karena ini adalah proses penyelidikan," katanya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top