KPK Segera Kirim Surat Permintaan DPO Harun Masiku kepada Polri

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango . (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango berharap hari ini, bisa mengirimkan surat permintaan penerbitan DPO untuk politikus PDIP Harun Masiku ke Polri

"Mudah-mudahan surat-suratnya bisa dikirim hari ini ke Polri," ujar Nawawi dikonfirmasi, Rabu (15/1).

Nawawi mengatakan, Deputi Penindakan KPK tengah merampungkan surat permintaan penerbitan DPO tersebut. Hal ini sebagai langkah kerjasama antara institusi penegak hukum.

"Deputi penindakan sedang memproses surat-surat yang berkenaan dengan permintaan bantuan ke Polri untuk status DPO. Meski demikian teman-teman di Kepolisian sudah pasti telah memberi perhatian soal ini karena adanya MOU diantara KPK, Polri juga Kejaksaan yang memang sudah sejak lama ada," kata Nawawi.

Sebelumnya Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (14/1) mengatakan pihaknya akan membantu KPK dalam mencari keberadaan Harun, setelah mendapatkan surat permintaan dari KPK.

"Pada prinsipnya kepolisian akan maksimal membantu, sebatas ada permintaan dari KPK," ujarnya.

Argo menambahkan status buron Harun harus dipastikan terlebih dahulu, apabila nama Harun sudah dimasukkan ke daftar pencarian orang (DPO), maka Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri akan ikut bergerak.

Harun Masiku disebut sudah berada di Singapura dua hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari 2020. (Han)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top