Suap Perizinan Meikarta

Besok, KPK Panggil Bos Lippo Group James Riady

publicanews - berita politik & hukumJames Riady saat akan diperiksa 30 Oktober 2018. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK mengagendakan pemeriksaan Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group James Riady dalam perkara suap perizinan proyek Meikarta. Sedianya James akan diperiksa sebagai saksi untuk mantan anak buahnya Bartholomeus Toto.

Pada hari yang sama, penyidik juga akan memeriksa Toto sebagai tersangka.

"Besok, KPK kembali berencana melakukan pemeriksaan terhadap tersangka BTO dalam kasus dugaan suap terkait perizinan Meikarta dan juga mengagendakan pemeriksaan James Tjahaja Riady sebagai saksi," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Rabu (11/12).

Febri mengingatkan James untuk memenuhi panggilan KPK sebagai kewajiban hukum.

Bartholomeus ditetapkan sebagai tersangka setelah KPK melakukan pengembangan kasus operasi tangkap tangan terhadap koleganya, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. KPK menetapkan Bartholomeus sebagai tersangka bersama eks Sekda Jabar Iwa Karniwa.

KPK menduga Toto menyetujui pemberian suap kepada Bupati Bekasi (saat itu) Neneng Hasanah Yasin untuk membereskan perizinan Meikarta. Menurut KPK, total uang suap adalah Rp 10,5 miliar yang diserahkan di helipad PT Lippo Cikarang.

Sedangkan Iwa Karniwa diduga menerima Rp 900 juta dari Kabid Tata Ruang pada Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili. Uang tersebut berasal dari PT Lippo Cikarang.

Soal suap Rp 10,5 miliar untuk Neneng Hasanah, Bartholomeus pernah membantah seusai pemeriksaan pada 8 Agustus 2019. Saat menjadi saksi dalam sidang Billy Sindoro di Pengadilan Tipikor Bandung, Toto menyangggah. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top