Suap Pembelian Pesawat

KPK Panggil Sejumlah Petinggi Garuda

publicanews - berita politik & hukumLobi Gedung KPK, Jakarta. (Foto: Publicanews/Dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sebanyak sembilan petinggi Garuda PT Indonesia dimintai keterangan sekaligus untuk mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada Garuda Hadinoto Soedigno. Hadinoto adalah satu dari tiga tersangka kasus dugaan suap pengadaan pesawat yang berkasnya masih dalam proses penyelesaian. Sedangkan dua tersangka lainnya, yakni eks Dirut Emirsyah Satar dan pengusaha Soetikno Soedarjo, sudah rampung.

"Sembilan saksi akan diperiksa untuk tersangka HDS (Hadinoto Soedigno, eks Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada Garuda Indonesia)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (10/12).

Adapun kesembilan saksi adalah Commersial Experts Ardy Protoni Doda, Corporate Planning dan VP Treasury Management 2005-2012 Albert Burhan, Direktur Komersial 2005-2012 Agus Priyanto, Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis dan Manajemen Risiko 2002-2012 Achirina.

Kemudian mantan Executive EVP Services Arya Respati Suryono, eks Direktur Operasi Ari Sapari, pensiunan Agus Wahjudo, Direktur Keuangan Gapura Angkasa Ester Siahaan, dan Direktur Keuangan 2012-2014 Handrito Harjono.

KPK menduga Hadinoto menerima suap dari pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo senilai 2,3 juta dolar AS dan 477 ribu Euro yang dikirim ke rekening Hadinoto di Singapura. Sejauh ini Hadinoto belum ditahan.

Suap tersebut berkaitan dengan pembelian 50 pesawat Airbus bermesin Rolls-Royce selama periode 2005-2014. Soetikno mendapatkan fee dari pembelian pesawat dan mesin yang dipesan Garuda, yang kemudian sebagian ia berikan kepada Emirsyah Hadinoto sebagai hadiah atas dimenangkannya kontrak oleh empat pabrikan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top