Agus Rahardjo Berharap Komisioner Jilid V Selesaikan Kasus Mangkrak

publicanews - berita politik & hukumEmirsyah Satar. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Purnatugas pada 20 Desember 2019 mendatang, pimpinan KPK jilid IV menyisakan sejumlah utang kasus. Salah satu kasus besar yang belum selesai adalah skandal penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Ketua KPK Agus Rahardjo berharap Firli Bahuri cs dapat menyelesaikan kasus tersebut.

"Kalau BLBI kan paling tidak kami merintis satu (kasus). Mudah-mudahan ada yang meneruskan," kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/12).

Agus mencontohkan kasus besar lainnya yang akhirnya bisa dibawa ke meja hijau adalah suap pengadaan pesawat Garuda jenis Airbus bermesin Rolls-Royce. Kasus ini juga melibatkan tindak pidana pencucian uang dengan tersangka eks Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan pengusaha Soetikno Soedarjo.

KPK membutuhkan waktu lebih dua tahun untuk membawanya ke meja hijau. Hal ini lantaran kasus tersebut cukup kompleks.

"Kita mau bawa (kasus) Garuda ke persidangan itu juga diperlukan waktu yang lama. Berhubungan dengan banyak lembaga lintas negara. Jadi masalahnya di situ," ujar Agus.

Sementara itu Wakil Ketua KPK terpilih periode 2019-2023 Lili Pintauli Siregar mengatakan, akan ada pengelompokan kasus yang diprioritaskan untuk diselesaikan. Hal itu akan dibahas setelah lima pimpinan KPK baru dilantik pada 21 Desember 2019.

"Pimpinan akan melihat (kasus) mana yang prioritas. Karena kami kan ada induksi dari 16 Desember sebelum pelantikan. Jadi kita akan mulai belajar berbagai hal di sini. Penyesuaian," Lili menandaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top