Suap Perizinan Meikarta

Eks Presdir Lippo Cikarang Masih Huni Rutan KPK 40 Hari Lagi

publicanews - berita politik & hukumEks Presiden Direktur Lippo Cikarang Bartholomeus Toto. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK memperpanjang penahanan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto selama 40 hari kedepan. Perpanjangan berlaku per 10 Desember 2019.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari ke depan untuk tersangka BTO, swasta, dalam perkara dugaan Suap terkait perizinan proyek Meikarta," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Jumat (6/12).

Toto ditahan di Rutan K-4 Gedung KPK sejak 20 November 2019 lalu. Ia merupakan tersangka terakhir yang ditahan KPK dalam kasus suap perizinan proyek properti mewah di bahwa Lippo Group di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Toto menjadi tersangka terakhir, menyusul eks Sekda Jabar Iwa Karniwa yang sudah lebih dahulu menjadi pasien KPK.

Kasus Toto dan Iwa ini merupakan pengembangan OTT KPK terhadap Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dan stafnya.

KPK menduga Toto menyetujui pemberian suap kepada Bupati Bekasi (saat itu) Neneng Hasanah Yasin untuk membereskan perizinan Meikarta. Selain ke Neneng dan sejumlah pejabat Pemkab Bekasi, Toto juga diduga mengetahui suap untuk Iwa.

Iwa menerima Rp 900 juta dari Kabid Tata Ruang pada Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili. Uang tersebut berasal dari PT Lippo Cikarang. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top