Proyek Fiktif Waskita Karya

KPK Tunggu Sikap Kooperatif Dirut Jasa Marga

publicanews - berita politik & hukumDirut Jasa Marga Desi Arryani. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK masih menunggu sikap kooperatif Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani memenuhi panggilan pemeriksaan dalam dua hari ini, Rabu dan Kamis (21/11).

"Dua hari ini kami menunggu sikap kooperatif yang bersangkutan untuk datang memenuhi penjadwalan sebagai saksi," kata Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Rabu (20/11)

Febri mengingatkan, sebagai pejabat publik Desi diimbau memberikan contoh yang baik. Terlebih, Kementerian BUMN saat ini tengah gencar melakukan pembenahan dan mendukung upaya pemberantasan korupsi.

"Sebagai pejabat publik, apalagi di tengah upaya Kementerian BUMN berbenah, jangan sampai memberikan contoh tidak baik," ujar Febri.

Sedianya Desi dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai mantan Kepala Divisi III PT Waskit Karya untuk berkas penyidikan koleganya eks Kepala Divisi II Fathor Rachman. Bersama mantan Kabag Keuangan dan Risiko Divisi II Waskita Yuly Ariandi Siregar, Fathor diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek Waskita.

Proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua. Sebenarnya proyek telah beres dikerjakan oleh kontraktor lain, namun Fathor dan Yuli menunjuk empat subskontraktor seolah-olah proyek belum beres.

Atas subkontrak pekerjaan fiktif ini, Waskita melakukan pembayaran ganda. Padahal, perusahaan subkontraktor itu kemudian menyerahkan kembali uang pembayaran kepada sejumlah pihak di Waskita, termasuk untuk kepentingan pribadi Fathor dan Yuly.

Negara ditaksir menderita kerugian hingga Rp 186 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top