Korupsi Kampus IPDN

GM Adhi Karya Adriyanto Karyo Dipanggil KPK

publicanews - berita politik & hukum IPDN di Sulawesi Utara (foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil General Manager Keuangan PT Adhi Karya, Adriyanto Karyo Utomo dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Kampus IPDN di Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2011. 

Adriyanto akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka, Dudy Jocom (DJ).  "Yang bersangkutan dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Selasa (19/11). Saksi lainnya adalah PNS di Kemendagri, Mohamad Rizal untuk berkas Dudy Jocom.

Dalam kasus di Gowa, Dudy menjadi tersangka bersama Kepala Divisi Gedung PT Waskita Karya (Persero) Adi Wibowo. Sementara untuk pembangunan IPDN di Sulawesi Utara, ia tersangka bersama Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya (Persero) Dono Purwoko.

Pada 2010, Dudy diduga menghubungi beberapa kontraktor untuk memberitahukan akan ada proyek IPDN. Diduga sebelum lelang telah disepakati Waskita Karya mengerjakan proyek IPDN di Sulsel dan Adhi Karya menggarap di Sulut.

Nilai proyek pembangunan Kampus IPDN di Sulawesi Selatan sekitar Rp 11,18 miliar dan Kampus IPDN di Sulawesi Utara sekitar Rp 9,378 miliar.

Dudy dan kawan-kawan meminta fee 7 persen. Pada September 2011, pemenang lelang dltetapkan, kemudian Dudy dan kontraktor menandatangani kontrak proyek.

Pada Desember 2011, meskipun pekerjaan belum selesai, Dudy meminta pembuatan berita serah terima pekerjaan 100 persen untuk kedua proyek IPDN tersebut. Tujuannya agar dana dapat dibayarkan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top