KPK Panggil Wakil Bendahara KONI Nurhasanah

publicanews - berita politik & hukumImam Nahrowi di KPK. (Foto: minews)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Bendahara KONI sekaligus PNS pada Kemenpora Lina Nurhasanah dipanggil untuk kasus suap dana hibah. 

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan Lina akan diperiksa selaku saksi untuk lengkapi berkas tersangka mantan‎ Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. 

"Lina Nurhasanah akan diperiksa penyidik sebagai saksi untuk tersangka IMR (Imam Nahrawi)," kata Febri melalui pesan singkatnya, Selasa (19/11).

Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama asisten pribadinya, Miftahul Ulum, berdasarkan pengembangan kasus dana hibah Kemenpora ke KONI tahun 2018. Keduanya diduga menerimaRp 14,7 miliar dalam rentang 2014-2018.

Kemudian pada periode 2016-2018, Imam diduga juga meminta uang sejumlah Rp 11,8 miliar. Dengan demikian total uang yang didapat Imam selama menjadi Menpora adalah Rp 26,5 miliar.

Uang tersebut merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora, kemudian dari jabatan Imam sebagai Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

Imam dan Miftahul disangka melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 huruf B atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (han)


Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top