KPK Minta Bantuan Menteri BUMN Hadirkan Dirut Jasa Marga

publicanews - berita politik & hukumDirut PT Jasa Marga Desi Aryyani. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK telah melayangkan surat kepada Menteri BUMN Erick Thohir, Selasa (12/11) pekan lalu, agar membantu menghadirkan Dirut Jasa Marga Desi Arryani. Ia berulang kali mangkir dari panggilan pemeriksaan tim penyidik.

Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK berharap Erick Thohir dan jajarannya mengarahkan agar seluruh pejabat BUMN, termasuk Desi Arryani, bersikap koperatif dengan memenuhi panggilan penyidik.

"Dengan adanya surat tersebut, kami harap Menteri BUMN dan jajaran dapat memberikan arahan agar seluruh pejabat yang diperiksa bersikap koperatif dengan proses hukum dan mendukung upaya pemberantasan korupsi," kata Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Senin (18/11).

Dalam surat kepada Erick Thohir tersebut, KPK turut melampirkan surat panggilan kepada Desi untuk diperiksa pada Rabu dan Kamis besok.

"KPK melampirkan surat panggilan di Surat pada Menteri BUMN tersebut. Selain itu, kami juga telah mengirimkan surat ke alamat saksi secara patut," Febri menambahkan.

Desi diketahui berulang kali mangkir dari panggilan tim penyidik untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif dalam 14 proyek yang digarap PT Waksita Karya. Pada 28 Oktober, Desi tak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan tengah bertugas di Semarang, Jawa Tengah.

Kemudian pada Senin (11/11) pekan lalu, Desi kembali tidak datang. Febri mengatakan, keterangan Desi dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya Fathor Rachman.

Desi sedianya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Divisi III PT Waskita Karya. Penyidik juga diduga akan mendalami sejumlah dokumen yang disita saat menggeledah rumah Desi pada 11 Februari 2019 lalu. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top