GM Hyundai Herry Jung Tersangka Penyuap Bupati Cirebon

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua KPK Saut Situmorang menggelar konferensi pers penetapan tersangka penyuap eks Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/11) petang. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menetapkan GM Hyundai Enginering Construction Herry Jung dan Direktur PT King Properti Sutikno sebagai tersangka kasus dugaan memberi suap dan gratifikasi mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

Pengumuman penetapan keduanya disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jumat (15/11) petang.

"Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK meningkatkan status perkara korupsi ke penyidikan dan menetapkan dua orang sebagai tersangka," ujar Saut.

KPK menduga Herry Jung dan Sutikno memberi hadiah atau janji kepada Sunjaya, Bupati Cirebon periode 2014-2019 untuk memuluskan perizinan. Herry Jung diduga menyuap Rp 6,04 miliar dalam perizinan PT Cirebon Energi Prasarana PLTU 2. Semula Herry menjanjikan Rp 10 miliar pada Sunjaya.

Saut menjelaskan, uang diberikan tunai melalui perantara dalam beberapa kali penyerahan. Modusnya adalah Jerry membuat Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif dengan PT Milades Indah Mandiri (MIM). "Sehingga, seolah-olah ada pekerjaan jasa konsultasi pekerjaan PLTU 2 dengan kontrak sebesar Rp10 miliar," kata Saut.

Adapun Sutikno diduga memberi suap Rp 4 miliar untuk perizinan PT King Properti. Pemberian uang secara tunai melalui ajudan Sunjaya pada 21 Desember 2018.

"STN (Sutikno) diduga membawa uang secara tunai dari Karawang untuk kemudian disetorkan di Cirebon," kata Saut.

Atas perbuatannya kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top