Suap Impor Bawang

KPK Panggil Sekjen DPR untuk Kasus Nyoman Dhamantra

publicanews - berita politik & hukumSekjen Indra Iskandar. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar dikadwalkan dimintai keterangan KPK untuk eks anggota DPR I Nyoman Dhamantra. Kasusnya adalah dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IYD," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Jumat (15/11).

Dhamantra menjadi tersangka bersama lima orang lainnya, yakni pengusaha Mirawati Basti, Elviyanto, Chandry Suanda, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar.

Dhamantra diduga meminta fee Rp 3,6 miliar untuk membantu Chandry dan Doddy mengurus RIPH dan SPI. Chandry dan Doddy terlebih dulu bertemu Mirawati serta Elviyanto guna memuluskan urusan impor itu.

Dalam kesepakatan tersebut, Dhamantra mematok komitmen fee Rp 1.700-Rp 1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor. Sementara kuota impor bawang putih untuk 2019 sebesar 20 ribu ton.

Penyidik menduga Dhamantra baru menerima uang Rp 2 miliar dari kesepakatan itu. Uang diterimanya melalui transfer dari money changer Indocev miliknya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top