Suap Restitusi Pajak

KPK Tahan Bos Dealer Mobil Mewah Darwin Maspolim

publicanews - berita politik & hukumKomisaris PT Wahana Auto Ekamarga Darwin Maspolim ditahan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (13/11) malam. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pasca menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap restitusi pajak, akhirnya Komisaris PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) Darwin Muspolim ditahan KPK.

WAE merupakan perusahaan penanaman modal asing yang menjalankan bisnis dealer hingga servis berbagai merek mobil mewah, seperti Jaguar, Bentley, Land Rover, dan Mazda.

Darwin keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 19.02 WIB. Tidak ada pernyataan hingga Darwin masuk ke dalam mobil tahanan KPK.

Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan, Darwin akan menjalani penahanan 20 hari pertama, sejak 13 November hingga 2 Desember 2019, di Rutan KPK.

"Hari ini KPK melakukan penahanan terhadap tersangka DM pihak dari PT WAE dalam kasus suap terkait dengan pemeriksaan atas restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 dan 2016," ujar Febri melalui pesan singkat, Rabu (13/11).

Sebelum penahanan, ujar Febri, KPK telah mengonfirmasi soal penyerahan uang yang digunakan untuk menyuap petugas pajak.

Selain Darwin, KPK juga menetapkan tersangka terhadap empat pegawai pajak sebagai terduga penerima suap. Mereka adalah Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) PMA Tiga Kanwil Jakarta Khusus Yul Dirga dan tiga stafnya, yakni Hadi, M Naim Fahmi, dan Jumari.

KPK menduga keempat pegawai pajak tersebut menerima total Rp 1,8 miliar dari Darwin. Suap tersebut agar mereka menyetujui pengajuan restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp 5,03 miliar dan tahun pajak 2016 sebesar Rp 2,7 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top