Suap dan Gratifikasi

Lagi, KPK Panggil Wagub Lampung Chusnunia untuk Bupati Lamteng

publicanews - berita politik & hukumWakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim. (Foto: Instagram/@noenia_ch)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lagi, KPK memanggil Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim. Kali ini politikus Partai Kebangkitan Bangsa (KPK) itu dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018.

Sedianya Ketua DPW PKB itu bakal diperiksa untuk tersangka eks Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa.

"Yang bersangkutan akan periksa sebagai saksi untuk tersangka MUS," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (13/11).

Penyidik memanggil Chusnunia dalam kapasitasnya sebagai mantan Bupati Lampung Timur.

Senin (11/11), penyidik KPK telah memeriksa eks Wakil Bupati Lamteng Sri Widodo. Penyidik mendalami keterlibatan Sri Widodo dalam pendanaan pencalonan Mustafa dalam Pilgub Lampung 2018 melalui Partai Hanura, meskipun Mustafa adalah Ketua DPW Partai Nasdem.

Dalam perkara ini KPK telah menetapkan empat anggota DPRD Lamteng sebegai tersangka. Mereka adalah Zainudin, Bunyana, Raden Zugiri, dan Achmad Junaidi.

Keempatnya diduga menerima suap terkait persetujuan pinjaman daerah kepada PT SMI sebesar Rp 300 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Kemudian pengesahan APBD-P 2017 dan pengesahan APBD 2018.

Wagub Lampung Chusnunia Diperiksa KPK

KPK kembali menetapkan tersangka terhadap Mustafa untuk dugaan menerima gratifikasi selama menjabat Bupati Lamteng

Penetapan keempat tersangka ini merupakan pengembangan atas kasus Mustafa. Dalam kasus ini Mustafa telah divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Adapun saksi Chusnunia yang dipanggil hari ini sudah 'akrab' dengan KPK. Saat menjadi Bupati Lampung Timur, wanita cantik ini beberapa kali menjadi saksi Mustafa. Belum diketahui apa hubungan Chusnunia dengan kasus Mustafa.

Pada 27 Februari 2019, Chusnunia juga dimintai keterangan sebagai saksi kasus pembahasan anggaran untuk dana optimalisasi Ditjen P2KT Kemnakertrans 2014. Chusnunia adalah mantan anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKB. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top