KPK Kembali Cegah Walkot Dumai Zulkifli Adnan Singkah ke Luar Negeri

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mencegah Walikota Dumai Zulkifli Adnan Singkah ke luar negeri. Surat pencegahan tersebut sudah dikirimkan KPK kepada Ditjen Imigrasi.

"Pencegahan ke luar negeri ini dilakukan selama enam bulan ke depan, terhitung sejak 8 November 2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Selasa (12/11).

Sebelumnya, terhitung sejak 3 Mei 2019 hingga enam bulan selanjutnya, KPK telah mencekal Zulkifli. Pencegahan ini terkait dengan statusnya sebagai tersangka kasus suap usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan gratifikasi yang menjeratnya.

Penyidik KPK memeriksa Zulkifli pada Oktober 2019. Namun seusai pemeriksaan, Zulkifli tidak ditahan. 

Penetapan tersangka Zulkifli sendiri merupakan hasil pengembangan kasus suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada R-APBN 2018.

KPK menduga Zulkifli memberi Rp 550 juta kepada mantan pegawai Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo dan kawan-kawan. Uang itu untuk memuluskan pengurusan DAK Dumai dalam APBN-P 2017 dan APBN 2018.

Sementara pada kasus gratifikasi, Zulkifli Adnan diduga menerima uang Rp 50 Juta dan fasilitas kamar hotel di Jakarta. (han)


Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top