Suap Proyek BHS

Sakit, Direktur Ritel Sarinah Lies Permana Lestari Tak Datang

publicanews - berita politik & hukumPlh Kepala Biro Humas Chrystelina GS memberikan keterangan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (11/11) petang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Ritel PT Sarinah (Persero) Lies Permana Lestari tidak memenuhi panggilan penyidik KPK. Sedianya Lies akan diperiksa untuk tersangka Direktur PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti) Darman Mappanggara.

"Yang bersangkutan mengirimkan surat sakit," ujar Plh Kepala Biro Humas KPK Chrystelina GS di Gedung KPK, Jakarta, Senin (11/11) petang.

Selain, Lies saksi Sujono juga tidak datang. Chrystelina mengatakan, KPK mendapat informasi bahwa saksi belum menerima surat panggilan KPK.

Darman menjadi tersangka atas pengembangan kasus tersangka Direktur Keuangan PT Angkasa Pura (AP) II Andra Y Agussalam dan Taswin Nur, orang kepercayaan Darman. Keduanya dijerat saat KPK melakukan OTT pada 31 Juli 2019.

Andra diduga menerima 96.700 dolar Singapura dari Darman melalui Taswin Nur. Uang tersebut sebagai imbalan atas tindakan Andra 'mengawal' agar proyek BHS dikerjakan PT INTI.

Proyek itu nantinya dioperasikan anak usaha PT AP II, yaitu PT Angkasa Pura Propertindo (APP). Nilai proyek sebesar Rp 86 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top