Korupsi Jembatang Bangkinang

KPK Panggil GM PT Waskita Beton Precast Sanusi Hasyim

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menjadwalkan pemeriksaan General Manager Pengembangan Korporasi PT Waskita Beton Precast Sanusi Hasyim dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Waterfront City (WFC) di Kampar, Riau. Kasus ini menjerat PPK Pembangunan Jembatan WFC Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar Adnan dan Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya (Wika) I Ketut Suarbawa.

Sanusi dimintai keterangan sebagai saksi sewaktu menjabat Kepala Cabang Riau dan Kepri PT Wika periode 2012-2016.

"Yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka AN (Adnan)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (7/11).

Selain Sanusi Hasyim, KPK juga memanggik saksi Direktur Utama PT Aluphi Hijau Lumina Rafi Yudiansyah, engineer PT Risen Engginering Consultant Yulius, dan swasta Lilik Sugijono.

Penyidik menduga Adnan menerima imbalan Rp 1 miliar atau 1 persen dari nilai kontrak dari Ketut Suarbawa. Diduga terjadi kolusi dan pengaturan tender yang melanggar hukum yang dilakukan oleh para tersangka.

Kerugian keuangan negara dalam proyek Jematan Bangkinang ini setidak-tidaknya Rp 39,2 miliar. Adapun anggaran proyek adalah Rp 117,68 miliar yang diambil dari APBD 2015 dan 2016.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top