Empat Pengusaha Penyuap Bupati Bengkayang Segera Diadili

publicanews - berita politik & hukumNelly Margaretha, salah satu pengusaha penyuap Bupati Bengkayang seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, beberapa waktu lalu. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Berkas penyidikan empat penyuap Bupati nonaktif Bengkayang Suryadman Gidot dalam kasus dugaan suap proyek-proyek telah rampung. Keempat pengusaha tersebut yakni Rodi, Yosef, Nelly Margaretha, dan Bun Si Fat.

"Penyidik menyerahkan tersangka, berkas, dan barang bukti ke penuntutan (tahap 2)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/11).

Dengan pelimpahan ini, Jaksa Penuntut KPK memiliki waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan terhadap keempat rekanan Pemkab Bengkayang tersebut.

Tanpa Tedeng Aling-aling, Bupati Bengkayang Minta Fee Dimuka

Nantinya, surat dakwaan akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pontianak untuk disidangkan. "Rencana sidang akan dilakukan di Pontianak," Febri menambahkan.

Dalam menuntaskan penyidikan kasus ini, tim penyidik telah memeriksa sekitar 100 orang saksi. Mereka dari unsur Wakil Bupati, Sekda Bengkayang, Kepala BPKAD, Sekretaris Dinas PU, hingga kepala sekolah, wiraswasta, dan ibu rumah tangga.

"Sejauh ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 100 orang saksi," ujar Febri. 

Dalam perkara tersebut, Suryadman diduga menerima suap Rp 340 juta dari sejumlah pihak swasta lewat Kepala Dinas PUPR Bengkayang Alexius. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top