Suap Dana Hibah KONI

KPK Panggil Aspri Istri Imam Nahrawi

publicanews - berita politik & hukumMantan Menpora Imam Nahrawi usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, 27 September 2019. (Foto: Publicanews/Dok).
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK memanggil Yuyun Sulistyowati, mantan asisten pribadi (aspri) istri eks Menpora Imam Nahrawi, Shohibah Rohmah. Pemeriksaan ini untuk mendalami berkas Imam dalam kasus dugaan suap dana hibah KONI dan gratifikasi.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka IMR (Iman Nahrawi)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (1/11).

Pada kamis (24/10) pekan lalu, KPK telah memanggil Obib, sapaan Shohibah. Selama 4,5 jam, penyidik menelusuri interaksi Imam dengan asisten pribadinya Miftahul Ulum. Keduanya berstatus tersangka.

"Jadi fokus kami saat ini adalah mendalami pengetahuan dari saksi terkait interaksi tersangka Ulum dengan Menpora pada saat itu, karena sejumlah dugaan penerimaan oleh Menpora tidak bisa dilepaskan dari peran tersangka Ulum," ujar Febri ketika itu.

Istri Imam Nahrawi Bersaksi untuk Miftahul Ulum

Dalam perkara ini, KPK menduga Imam dan Ulum menerima total Rp 26,5 miliar selama menjabat Menpora. Riciannya adalah Rp 14,7 miliar dari suap dana hibah Kemenpora ke KONI, kemudian gratifikasi Rp 11,8 miliar dari sejumlah pihak.

Dalam kapasitas sebagai Menpora, Imam juga menjabat Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima untuk Asian Games 2018. Diduga gratifikasi diterima dalam kapasitas tersebut.

KPK menjerat Imam dan Ulum dengan pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 huruf B atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top