Suap Bupati Cirebon

GM Hyundai Herry Jung Masih Tak Boleh Keluar Negeri 6 Bulan Lagi

publicanews - berita politik & hukumEks Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra menangis sambil mencium tangan hakim Pengadilan Tipikor Bandung seusai pembacaan vonis pada Mei 2019. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - General Manager Hyundai Engineering Construction (HDEC) Herry Jung masih belum bisa meninggalkan Indonesia hingga April 2020. KPK telah melayangkan surat pada Ditjen Imigrasi untuk mencekal saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat eks Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra itu.

Selain Herry Jung, KPK juga mencekal Camat Beber Rita Susana dan Camat Astanapura Mahmud Iing Tajudin. Kedua camat ini adalah pasangan suami-istri.

"Dalam proses penyidikan, KPK mengirimkan surat ke Imigrasi untuk melakukan perpanjangan pelarangan ke luar negeri," kata Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Rabu (30/10).

Ketiga saksi penting tersebut sebelumnya telah dicekal semala enam bulan per 26 April 2019. Pencekalan yang baru berlaku sejak 24 Oktober 2019 hingga April 2020.

KPK menjerat Sunjaya dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari suap dan gratifikasi selama menjabat pada periode 2014-2019. Salah satu suap ia terima dari HDEC sebesar Rp 6,04 miliar terkait perizinan PLTU 2 Cirebon.

HDEC merupakan satu dari tiga kontraktor utama dalam pembangunan proyek PLTU yang dimulai pada 2016 silam tersebut. Fakta-fakta mengenai aliran suap dari HDEC kepada Sunjaya ini telah mencuat dalam proses persidangan perkara suap perizinan yang menjerat Sunjaya sebelumnya.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung terungkap bahwa uang itu dikucurkan oleh Herry Jung melalui Camat Rita Susana. Sunjaya dan juru bicara dari kantor pusat Hyundai di Seoul, Korea Selatan, mengakui mengenai transaksi suap tersebut.

KPK belum meningkatkan status perkara suap perizinan PLTU 2 Cirebin tersebut ke tahap penyidikan. Sunjaya sendiri telah divonis 5 tahun penjara dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Cirebon. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top