Suap Proyek Angkasa Pura

KPK Perpanjang Penahanan Andra Agussalam Sebulan Lagi

publicanews - berita politik & hukumAndra Y Agussalam usai diperiksa KPK dalam kasus suap proyek-proyek yang dikerjakan oleh PT Inti, Selasa (29/10). (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK memperpanjang penahanan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam untuk sebulan ke depan. Penyidik KPK masih terus mendalami kasus suap pengadaan pekerjaan Baggage Handling System (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo (APP) yang dilaksanakan oleh PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti)

"Terhitung sejak 30 Oktober hingga 28 November 2019 untuk tersangka AYA," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Selasa (29/10).

Dalam dakwaan Jaksa terhadap Taswin Nur, Andra diduga menerima 71 ribu dolar AS dan 96.700 dolar Singapura dari Dirut PT Inti Darman Mappangara melalui Taswin Nur. Uang tersebut sebagai imbalan atas upaya Andra mengawal agar Inti mendapatkan proyek BHS tahun 2019.

Tak hanya proyek BHS, pada 2019, Inti juga mengerjakan sejumlah proyek di AP II lainnya, seperti proyek Visual Docking Guidance System (VGDS) dengan nilai Rp 106,48 miliar, proyek Bird Strike senilai Rp 22,85 miliar, serta proyek pengembangan bandara senilai Rp 86,44 miliar.

Inti juga memiliki daftar prospek proyek tambahan di AP II dan anak perusahaannys APP, yakni proyek X-Ray 6 bandara senilai Rp 100 miliar, BHS di enam bandara senilai Rp 125 miliar dan proyek VDGS senilai Rp 75 miliar, serta proyek radar burung senilai Rp 60 miliar. PT Inti mendapatkan sejumlah proyek tersebut berkat bantuan Andra. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top