Nico Siahaan Dicecar Soal Uang Rp 250 Juta Untuk Sumpah Pemuda 2018

publicanews - berita politik & hukumPolitikus PDIP Junico Siahaan usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi eks Bupati Cirebon Sunjaya Puwadisastra, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (29/10) siang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyidik KPK mendalami pemberian Rp 250 juta dari Bupati Cirebon Sunjaya Purwasisastra untuk PDIP melalui politikus Nico Siahaan. Menurut Nico, uang tersebut untuk kegiatan peringatan Sumpah Pemuda 2018, ia menjadi ketua panitia.

"Menurut saya itu adalah gotong royong sebenarnya, yang menurut saya wajar dilakukan oleh anggota organisasi. Hal yang lumrah dilakukan. Ya kan gotong royong, enggak mungkin kan kami halangi kalau ada yang mau gotong royong," kata Nico seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi, di lobi Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (29/10).

Mantan presenter acara kuis di televisi itu dimintai keterangan sebagai saksi eks Bupati Sunjaya, yang juga kader PDIP. Ada dua kasus yang menjerat bupati yang diamankan dalam OTT pada 26 Oktober 2018 itu, yakni jual beli jabatan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Nico pernah diperiksa untuk kasus yang sama pada 30 November 2018. Saat itu ia mengatakan hal yang sama, bahwa tidak tahu soal asal sumbangan Rp 250 juta dari Sunjaya tersebut.

"Saya tidak tahu uangnya dari mana. Itu adalah sumbangan dia (Sunjaya), kami enggak tanya satu-satu. Kira-kira gitu," ujar Nico.

Terima Bantuan, Tapi Nico Tidak Terkait Kasus Bupati Cirebon

Ia mengatakan telah mengembalikan uang tersebut kepada KPK yang diterima dari Sunjaya. "Sudah, sudah dikembalikan," ujar Nico

Dalam kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Cirebon, Sunjaya terbukti menerima upeti Rp 116 juta dari Sekretaris Dinas PUPR Gatot Rachmanto. Ia telah divonis 5 tahun penjara.

Dalam pengembangan kasus, KPK menemukan bukti Sujaya juga menerima gratifikasi mencapai Rp 51 miliar. Uang tersebut kemudian ia samarkan ke dalam rekening bank atas nama orang lain, juga berupa aset tanah dan tujuh mobil. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top