Pengkritik Jokowi Divonis 1,5 Tahun Karena Hina NU

publicanews - berita politik & hukumGus Nur (baju putih) di PN Surabaya, Kamis (24/10) siang. (Foto: ngopibareng)
PUBLICANEWS, Surabaya - Ustad Sugi Nur Raharja alias Gus Nur divonis 1,5 tahun dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur. Ketua Majelis Hakim Slamet Riyadi mengatakan terdakwa terbukti menghina Generasi Muda NU.

Hakim menyatakan Gus Nur terbukti melanggar Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang juncto pasal 45 ayat (3) tentang ITE.

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pencemaran nama baik yang didistribusikan melalui UU ITE. Menjatuhkan pidana penjara selama satu enam bulan," kata Slamet dalam sidang, Kamis siang ini.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta Gus Nur dihukum 2 tahun. Hakim juga tidak memenuhi permintaan jaksa agar Gus Nur langsung dilakukan penahanan.

Atas vonis tersebut, pendakwah yang banyak mengkritik Presiden Joko Widodo tersebut menyatakan banding. "Kita akan banding," ujar Gus Nur.

Di luar pengadilan, dua kelompok pendukung saling berhadapan. Mereka mengatasnamakan perwakilan santri dan massa pro Gus Nur yang memakai baju serba putih sambil mengibarkan bendera tauhid.

Ratusan personel Polri dan TNI berjaga di area PN Surabaya. Tampak disiagakan sejumlah mobil water canon .

Kasus yang menjerat Gus Nur berawal dari video ceramahnya yang selanjutnya dikemas dalam vlog bertajuk 'Generasi Muda NU Penjilat'. Vlog itu diunggah Gus Nur di akun YouTube pada 20 Mei 2018. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top