OTT Walikota Medan

Akhiri Penggeledahan di Medan, KPK Sita Lagi Dokumen Proyek

publicanews - berita politik & hukumTim KPK mengamankan dokumen seusai penggeledah Kantor Walikota Medan pada Jumat (18/10) malam. (Foto: medaninside)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Satgas KPK telah menyelesaikan penggeledahan di sejumlah lokasi di Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (19/10). Adapun lokasi yang diperiksa adalah Rumah Dinas Walikota, Kantor Dinas PUPR, Kantor Dinas Perhubungan, Rumah Walikota di Jalan Babura Lama dan Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan.

"Dari lokasi-lokasi tersebut disita sejumlah dokumen terkait proyek," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulis, Minggu (20/10).

Selain itu, KPK juga menyita mobil Avanza berwana silver yang digunakan staf protokoler Andika saat melarikan diri dari kejaran tim KPK. Terakhir, barang bukti elektronik seperti alat komunikasi.

"Hari ini tim kembali ke Jakarta untuk selanjutnya mempelajari bukti-bukti yang telah disita di Medan," ujar Febri.

Dalam kasus ini KPK menetapkan Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin sebagai tersangka, Kadis PUPR Isa Ansyari, dan Kabag Protokoler Syamsul Fitri Siregar. KPK menduga Isa memberikan uang Rp 20 juta setiap bulan pada periode Maret-Juni 2019, kemudian pada 18 September 2019 senilai Rp 50 juta kepada Dzulmi.

Dzulmi juga diduga menerima suap dari Kadis PUPR senilai Rp 200 juta. Uang suap itu dipakai untuk memperpanjang masa perjalanan dinas Dzulmi bersama keluarganya di Jepang. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top