KPK Gelar OTT di Kaltim, 8 Orang Diamankan dengan Bukti Rp 1,5 M

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Belum selesai dengan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Indramayu, KPK juga melakukan operasi senyap di Kalimantan Timur, Senin (15/10).

"Sejak siang ini telah diamankan sekitar 8 orang di Samarinda, Bontang, dan Jakarta," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Selasa (15/10) malam.

Febri mengatakan delapan orang tersebut, antara lain, Kepala Balai Pelaksana Jalan Wilayah XII yang diamankan di Jakarta. Sisanya dari unsur PPK dan swasta. Mereka diamankan di Kaltim.

Saat ini ketujuh orang tengah diperiksa di Mapolda Kaltim, dan 1 orang di kantor KPK di Jakarta. Pihak yang diamankan di Kaltim akan dibawa ke Jakarta hari ini melalui penerbangan pagi.

"Kami menduga pemberian dari pihak rekanan atau swasta terkait dengan paket pekerjaan jalan multi years senilai Rp 155 miliar pada Balai Pelaksana Jalan Wilayah XII Kaltim dan Kaltara pada Kementerian PUPR," kata Febri.

Pemberian suap, Febri menambahkan, tidak dilakukan secara konvensional, namun menggunakan modus ATM. Pihak rekanan memberikan ATM pada pejabat di BPJW XII yang sudah diisi sejumlah uang secara periodik. Total uang yang telah ditransfer sekitar Rp1,5 miliar.

"KPK mengamankan barang bukti ATM dan buku tabungan atau rekening bank yang digunakan pihak swasta untuk mentransfer uang," Febri menjelaskan.

Sesuai hukum acara yang berlaku, maka KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum perkara ini dan pihak-pihak yang terlibat.

Sore atau malam nanti KPK akan menggelar konferensi pers. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top