OTT Bupati Lamut

Geledah 13 Lokasi di Lamut, KPK Temukan Uang di Kamar Bupati

publicanews - berita politik & hukumBupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara saat tiba di KPK pasca OTT pada 6 Oktober 2019. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mendalami kasus suap Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, KPK menggeledah sejumlah lokasi pada 9-11 Oktober 2019.

"Selama 3 hari tersebut, KPK lakukan penggeledahan di 13 lokasi," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya, Minggu (13/10).

Pada 9 Oktober, KPK menggeledah rumah dinas dan Kantor Bupati. Kemudian 10 Okt 2019, Kantor Dinas Perdagangan, Dinas PUPR, rumah tersangka Kepala Dinas Perdagangan Wan Hendri, rumah tersangka Hendra Wijaya Saleh, dan 2 rumah Saksi.

Lalu pada 11 Oktober 2019, rumah Bupati Agus, tersangka Raden Syahril yang merupakan orang kepercayaan Agus, rumah tersangka Chandra Safari, dan 2 rumah tersangka Kepala Dinas PUPR Syahbuddin.

"Dari lokasi penggeledahan, KPK menyita sejumlah dokumen proyek dan anggaran di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan," ujar Febri.

Dari rumah dinas Bupati Agus, KPK kembali mengamankan uang Rp 54 juta dan 2.600 dolar AS. KPK akan mempelajari dokumen dan uang yang diamankan tersebut.

"Kami akan mempelajari keterkaitan uang yang ditemukan di kamar di rumah dinas Bupati tersebut dengan fee proyek di Lampung Utara," ujar Febri.

Kantor dan rumah yang digeledah adalah milik para tersangka yang terjerat OTT pada 6 Oktober lalu dalam kasus suap di Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR. KPK menduga total suap yang sudah diterima Agung berjumlah Rp 1,2 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top