Gratifikasi Bupati Subang

Kabid Pengadaan dan Pengembangan Pemkab Subang Tersangka Baru

publicanews - berita politik & hukumJubir KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/10) malam. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Subang Heri Tantan Sumaryana sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi yang menjerat Bupati Subang Ojang Sohandi.

"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup peran pihak lain yang diduga bersama-sama Bupati menerima gratifikasi," ujar Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/10).

Heri diduga bersama-sama dengan Ojang Sohandi menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugassnya sejumlah Rp. 9.645.000.000.

Febri mengatakan uang tersebut berasal dari pungutan dalam peengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Dari Tenaga Honorer Kategori II yang masa tes dan verifikasinya dimulai Februari 2014 hingga Februari 2015.

Tanah eks Bupati Subang Ojang Sohandi Dilelang KPK

Sejak April 2015, Heri mengumpulkan uang pungutan dari pegawai honorer dengan iming-iming akan menjadi CPNS. Mereka diminta mencari pungutan dari Calon PNS Kyang belum lulus.

KPK menduga sebagian dari uang yang diterima digunakan untuk kepentingan Heri. "Uang yang diberikan tersangka HTS pada Ojang Sohandi hanya Rp1,65 miliar melalui Ajudan Bupati Subang saat itu," Febri menjelaskan.

Sebagian uang digunakan untuk membeli dunia bidang tanah di Kelurahan Cigadung Kecamatan Cibeunying Kaler senilai Rp 2,44 miliar.

Atas perbuatannya Heri disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top