OTT Angkasa Pura II

KPK Periksa Vice President Angkasa Pura II Amrizal

publicanews - berita politik & hukumEks Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dalam mobil tahanan KPK. (Foto: SP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Vice President of Corporate Financial Control PT Angkasa Pura (AP) II Amrizal masuk daftar saksi pemeriksaan KPK. Amrizal sedianya akan dimintai keterangan kasus dugaan suap proyek pengadaan Baggage Handling System (BHS) yang melibatkan dua perusahaan BUMN, yakni PT Angkasa Pura (APP) dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI).

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DMP (Dirut PT INTI Darman Mappangara)," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (8/10).

Penetapan tersangka terhadap Darman merupakan pengembangan dari kasus yang telah menjerat Direktur Keuangan AP II Andra Y Agussalam dan staf PT INTI Taswin Nur.

KPK menduga Darman bersama-sama Taswin menyuap Andra untuk mengawal proyek BHS yang dikerjakan oleh INTI, seperti Visual Docking Guidance System (VGDS) dengan nilai proyek Rp 106,48 miliar, Bird Strike senilai Rp 22,85 miliar, serta pengembangan bandara beranggaran Rp 86,44 miliar.

Selain itu, anak perusahaan PT Telkom itu juga memiliki daftar prospek proyek tambahan di AP dan anak usahanya APP. Poyek tersebut adalah X-Ray 6 bandara senilai Rp 100 milia, BHS di enam bandara senilai Rp 125 miliar, VDGS senilai Rp 75 miliar, serta proyek radar burung senilai Rp 60 miliar.

Atas perbuatannya, Darman disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top