Suap Proyek SPAM

Rizal Djalil dan Penyuapnya Mangkir Lagi

publicanews - berita politik & hukumJubir KPK Febri Diansyah. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Untuk kedua kali penyidik KPK gagal mempertemukan Rizal Djalil dan pernyuapnya Leonardo Jusminta Prasetyo. Keduanya tidak hadir dalam pemeriksaanya sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR 2017-2018.

"Mereka memberitahukan belum bisa hadir memenuhi pemeriksaan hari ini," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Senin (7/10).

Penyidik kembali menjadwalkan ulang pemeriksaan mereka. "RIZ akan dijadwalkan ulang Rabu (9/10) dan LJP pada Kamis (10/10)," Febri menambahkan.

KPK menduga Anggota IV BPK Rizal Djalil menerima suap 100 ribu dolar Singapura, Rp 1 miliar lebih, dari Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama Leonardo. Suap itu diduga sebagai imbalan karena Rizal telah membantu Minarta endapatkan proyek SPAM jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan pagu anggaran Rp 79,27 miliar.

Rizal Djalil Sakit pada Pemeriksaan Perdananya

Sebagai pihak penerima, Rizal disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Sedangkan sebagai pihak pemberi suap, Leonardo disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU yang sama, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top