Suap Terminasi PKP2B

KPK Ingatkan Samin Tan dan Melchias Mekeng Kooperatif

publicanews - berita politik & hukumMelchias Mekeng. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK mengingatkan bos Borneo Lumbung Energy and Metal (BLEM) Samin Tan dan politisi Golkar Melchias Marcus Mekeng untuk mengindahkan panggilan pemeriksaan KPK. Keduanya diduga terlibat dalam kasus suap Terminasi Kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

Dalam kasus tersebut, Samin berstatus tersangka. Adapun Mekeng hanya saksi, tapi KPK telah mencekal eks anggota Banggar DPR itu ke luar negeri sama seperti terhadap Samin Tan.

Penyidik menjadwal ulang pemeriksaan keduanya pada Senin (7/10) untuk Samin Tan, sedangkan Mekeng sehari kemudian.

"Kami ingatkan agar tersangka dan saksi koperatif memenuhi panggilan penyidik. Terutama karena beberapa kali jadwal pemeriksaan sebelumnya tidak datang," ujar Febri melalui pesan singkat, Jumat (4/10).

KPK salah satu raja batubara itu memberi hadiah atau janji kepada eks anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih untuk mengurus PKP2B PT Asmin Koalindo Tuhup yang (AKT) bermasalah di Kementerian ESDM. AKT adalah anak perusahaan BLEM.

Samin Tan diduga memberi Eni Rp 5 miliar untuk membantu urusan tersebut. Eni mengaku diperintah Mekeng sebagai Ketua Fraksi Golkar untuk membantu Samin Tan.

"Pak Mekeng meminta kepada saya sebagai anggota fraksinya waktu itu untuk membantu perusahaan Samin Tan," kata Eni Saragih dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, 2 Januari 2019. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top