Suap Impor Ikan

Dua Saksi yang Dicekal KPK Dimintai Keterangan untuk Penyuap Dirut Perindo

publicanews - berita politik & hukumDirektur PT Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa, tersangka penyuap Dirut Perum Perindo, langsung ditahan seusai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 25 Septermber 2019. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua orang yang dicegah ke luar negeri oleh KPK dipanggil untuk menjadi saksi kasus suap impor ikan salem yang menjerat Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Risyanto Suanda. Keduanya adalah Advisor Vice K-Value Managing Partner Cina Asia Limited Desmond Previn dan swasta Richard Alexander Anthony.

Namun Desmond dan Richard bakal dimintai keterangan untuk tersangka Direktur PT Navy Arsa Sejahtera (NAS) Mujib Mustofa.

"Mereka akan dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka MMU," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (4/10).

Dirut Perindo Tersangka Dugaan Suap Kuota Impor Ikan

KPK menduga Mujib menyuap Risyanto untuk mendapatkan kuota impor Frozen Pacific Mackerel atau ikan Salem. Untuk itu, ia memberi imbalan Rp 1.300 untuk setiap kilogram ikan yang diimpor NAS.

Total NAS mendapat jatah impor 750 ton ikan salem pada 2019. Padahal, NAS masuk daftar hitam karena mengimpor melebihi kuota.

KPK menyita uang 30 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 425 juta dengan kurs hari ini yang diduga merupakan uang suap. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top