OTT Pejabat Angkasa Pura

KPK Segera Panggil Lagi Darman Mappangara sebagai Tersangka

publicanews - berita politik & hukumDirut PT Industri Telekomunikasi Indonesia Darman Mappangara. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara segera dipanggil KPK dalam kapasitas sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek Baggage Handling System (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo.

“Nanti dalam kapasitas sebagai tersangka kami jadwalkan kembali, saya belum dapat persisnya jadwalnya kapan,” kata Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/10).

Febri enggan berspekulasi apakah Darman akan ditahan seusai menjalani pemeriksaan. Penyidik yang akan menentukan jika semua syarat yang diatur dalam Pasal 21 KUHAP terpenuhi. emua tergantung pada penyidik. "Nanti kami informasikan lagi,” ia menambahkan.

Penetapan tersangka terhadap Darman merupakan pengembangan dari kasus yang telah menjerat Direktur Keuangan PT Angkasa Pura (AP) II Andra Y Agussalam dan staf PT INTI Taswin Nur.

KPK menduga Darman bersama-sama Taswin menyuap Andra untuk mengawal proyek BHS yang dikerjakan oleh PT. INTI. Pada 2019, INTI mengerjakan sejumlah proyek AP II, seperti Visual Docking Guidance System (VGDS) dengan nilai proyek Rp 106,48 miliar, Bird Strike senilai Rp 22,85 miliar, serta pengembangan bandara beranggaran Rp 86,44 miliar. 

Selain itu, anak perusahaan PT Telkom itu juga memiliki daftar prospek proyek tambahan di AP dan anak usahanya PT Angkasa Pura Propertindo. Poyek tersebut adalah X-Ray 6 bandara senilai Rp 100 milia, BHS di enam bandara senilai Rp 125 miliar, VDGS senilai Rp 75 miliar, serta proyek radar burung senilai Rp 60 miliar. 

Atas perbuatannya, Darman disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top